Rangkuman Surat Edaran Tentang Pelunasan Utang Pajak Dan Biaya Penagihan Pajak Yang Menjadi Kewajiban Penanggung Pajak Atas Wajib Pajak Badan Dalam Rangka Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa

Rangkuman Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-01/PJ/2020 tentang Pelunasan Utang Pajak dan Biaya Penagihan Pajak yang Menjadi Kewajiban Penanggung Pajak atas Wajib Pajak Badan dalam Rangka Penagihan Pajak dengan Surat Paksa

 

Penagihan pajak dilakukan apabila penanggung pajak tidak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak. Pejabat dapat melakukan tindakan penagihan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penagihan pajak, melalui tahapan berikut:

(i) menerbitkan Surat Teguran atau surat lainnya yang sejenis,

(ii) melakukan penagihan seketika dan sekaligus,

(iii) memberitahukan Surat Paksa,

(iv) melakukan penyitaan barang milik penanggung pajak,

(v) melakukan penjualan barang milik penanggung pajak yang telah disita,

(vi) mengusulkan pencegahan, dan

(vii) melakukan penyanderaan.

 

Pelaksanaan tahapan penagihan pajak dilakukan terhadap penanggung pajak dengan mempertimbangkan urutan prioritas sebagai berikut:

(i) wajib pajak badan yang bersangkutan,

(ii) pengurus atas wajib pajak badan, dan

(iii) pemegang saham atau pemilik modal.

 

Penanggung pajak harus melunasi utang pajak sebesar nilai yang menjadi kewajibannya, yaitu:

(i) seluruh nilai utang pajak bagi wajib pajak dan pengurus dari wajib pajak badan, termasuk pengurus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (4) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983,

(ii) proporsional terhadap nilai utang pajak berdasarkan porsi kepemilikan saham atau modal bagi penanggung pajak yang merupakan pemegang saham atau pemilik modal atas wajib pajak badan dan bukan termasuk pengurus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) huruf a dan/atau ayat (4) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983, dan

(iii) biaya penagihan pajak.

 

Surat edaran ini mulai berlaku pada tanggal 16 Januari 2020.

 

Source : www.legalcentric.com

Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-24/PJ/2018
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-24/PJ/2018

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *