Penurunan Rasio Kepatuhan Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pada Tahun 2018

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), rasio kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan tahunan pada tahun 2018 mencapai 71%, turun sebesar 1,6% dibandingkan dengan rasio tersebut pada tahun 2017 yang mencapai 72,6%. Menurut Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak, Yon Arsal, rasio tersebut merupakan perbandingan antara jumlah wajib pajak yang menyampaikan surat pemberitahuan tahunan dan jumlah wajib pajak yang wajib menyampaikan surat pemberitahuan tahunan.

Penurunan rasio tersebut disebabkan oleh antara lain keputusan pemerintah untuk menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak pada tahun 2016 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101/PMK.010/2016 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak. Pada tahun 2017, banyak wajib pajak yang menyampaikan surat pemberitahuan tahunan tahun pajak 2016 meskipun penghasilan mereka berada di bawah batas penghasilan tidak kena pajak. Pada tahun 2018, mereka tidak lagi menyampaikan surat pemberitahuan tahunan.

Sedangkan untuk tahun 2019, DJP menetapkan target rasio kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan tahunan sebesar 80% dari jumlah wajib pajak yang wajib menyampaikan surat pemberitahuan tahunan tersebut. Akan tetapi, DJP belum menetapkan jumlah wajib pajak tersebut.

Sumber : https://legalcentric.com/content/view/138134

15 wajib pajak perusahaan wajib membuat bukti pemotongan pajak penghasilan (PPh)
15 wajib pajak perusahaan wajib membuat bukti pemotongan pajak penghasilan (PPh)

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *