Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Integrasi Data Perpajakan

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Ririek Adriansyah, telah menandatangani Nota Kesepahaman terkait dengan integrasi data perpajakan, yang merupakan kelanjutan dari program integrasi data perpajakan yang telah diimplementasikan melalui e-Faktur host-to-host sejak 1 Desember 2018.

Suryo Utomo menjelaskan bahwa pengembangan integrasi data perpajakan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemudahan dalam proses kerja yang lebih efisien dan efektif, misalnya pemrofilan wajib pajak melalui big data yang lebih komprehensif serta data analytics dan business intelligent yang lebih mutakhir. Integrasi data perpajakan mencakup pertukaran, pengolahan, penelitian, dan pengujian data perpajakan melalui sarana berbasis teknologi informasi yang dapat mengurangi beban administratif wajib pajak dalam memenuhi ketentuan perpajakan.

Lebih lanjut, keterbukaan yang dihasilkan oleh integrasi data perpajakan juga dapat mengurangi potensi pemeriksaan dan sengketa perpajakan di kemudian hari. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak berharap banyak perusahaan swasta dan Badan Usaha Milik Negara untuk melakukan kerja sama dalam integrasi data perpajakan dengan Direktorat Jenderal Pajak.

 

Sumber : LegalCentric.com

253/PMK.03/2018 Wajib Pajak Badan Tertentu Sebagai Pemungut Pajak Penghasilan Dari Pembeli Atas Penjualan Barang Yang Tergolong Sangat Mewah
253/PMK.03/2018 Wajib Pajak Badan Tertentu Sebagai Pemungut Pajak Penghasilan Dari Pembeli Atas Penjualan Barang Yang Tergolong Sangat Mewah

No Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *